AYAM KETAWA INDONESIA

DENAWI USMAN
JL PALEBON RAYA 183 PALEBON PEDURUNGAN
SEMARANG
HP : 087 83290 1985(XL)
HP : 0815 6515 407 (INDOSAT)

CARA PEMESANAN
CALL/SMS KE 087.83290.1985 ATAU 081.565.15407
BARANG YANG AKAN DI PESAN
KEMUDIAN AKAN KAMI HITUNG BERAPA NILAI RUPIAH
YANG DITRANSFER
BILAH SETUJU SILAKAN TRANSFER KE

1. BANK MANDIRI No.Rek135 00 0734322 9
Atas Nama DENAWI USMAN

2. BANK BNI No.Rek. 0256855080
Atas Nama DENAWI USMAN

3. BANK BCA No.Rek. 4620491603
Atas Nama : SULASTRI

SETELAH TRANSFER
SMS NAMA DAN ALAMAT
PENGIRIMAN DILAKUKAN 1 HARI SETELAH 
TRANSFER KAMI TERIMA
SEDANGKAN UNTUK AYAM KETAWA
BILA ANTAR PULAU, AYAM AKAN DIKIRIM
2 HARI SETELAH TRANSFER DI TERIMA

SAAT BARANG DIKIRIM AKAN KITA KABARI
MELALUI SMS DAN BUKTI PENGIRIMAN
2 JAM SETELAH PEMBERITAHUAN BISA DILIHAT 
DI BUKTI PENGIRIMAN




Click to get cool Animations for your MySpace profile
BILA ANDA RAGU BERTRANSAKSI
ONLINE DG KAMI
SILAKAN KLIK DI SINI
TANYAKAN REPUTASI KAMI SELAMA INI



Kamis, 03 Mei 2012

PENYAKIT NGOROK PADA AYAM DAN CARA MENGATASINYA


PENYAKIT NGOROK PADA AYAM DAN CARA MENGATASINYA
Oleh : Drh. H. Cahyan Sofyadi, M.Sc.,MM


Berdasarkan data, kasus serangan peyakit unggas terutama ayam di tahun 2003 yaitu penyakit ngorok yang komplek atau sering juga disebut Chronic Respiratory Desease (CRD) komplek.  Memang saat ini CRD komplek masih susah ditangani,  padahal kerugian yang ditimbulkannya tidaklah sedikit.  Hal ini dihubungkan dengan rendahnya laju pertumbuhan, tingginya angka kematian dan tingginya konversi ransum.  Kerugian lain akibat CRD komplek adalah keseragaman bobot badan yang tidak tercapai dan banyaknya ayam yang harus diafkir, sehingga para peternak akan merugi.
          CRD komplek merupakan gabungan penyakit dengan 2 (dua) komponen yaitu Mycoplasma galisepticum dan bakteri Escherichia coli.  Faktor penentu menularnya penyakit ini adalah sistem pemeliharaan dengan suhu lingkungan yang tinggi yaitu panas atau dingin,  kelembaban tinggi, kurangnya ventilasi, kepadatan ternak terlalu tinggi dan cara pemeliharaan yang berbagai umur.  Biosecurity yang ketat dan pemilihan antibiotik yang spesifik merupakan langkah yang harus ditempuh untuk menyelamatkan ayam dari penyakit tersebut.

Penyakit ngorok atau CRD pada ayam ini merupakan suatu penyakit yang menyerang saluran pernafasan dimana sifatnya kronis.  Disebut �kronis karena penyakit ini berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu lama (menahun) dan ayamnya tidak sembuh-sembuh�. Penyebab utamanya adalah keracunan Mycoplasma galisepticum, salah satu gejala khas CRD adalah ayam tersebut ngorok, sehingga peternak menyebutnya penyakit ngorok.
Sebagai penyakit tunggal, CRD jarang sampai menimbulkan kematian namun menimbulkan angka kesakitan yang tinggi.  Di lapangan kasus CRD murni jarang ditemukan, yang sering ditemukan adalah CRD komplek, yaitu penyakit CRD  yang diikuti oleh infeksi penyakit lainnya, terutama sering diikuti oleh bakteri Escherichia coli.
CRD komplek dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar.  Penyakit ini dapat menyebabkan kematian.  Selain itu, dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat, mutu karkas jelek, produksi telur menurun, keseragaman bobot badan yang tidak tercapai dan banyaknya ayam yang harus diafkir juga semakin memperbesar biaya pengobatan.
Penyakit ngorok komplek pada ayam ini dapat berkomplikasi dengan mikroba penyakit lain seperti dengan penyakit tetelo atau New Castle Desease (ND), Infetious Bronhitis (IB) dan E. coli.  CRD dapat menyerang ayam pada semua umur dengan angka penularan yang cepat.
Penyebab penyakit ini, bisa terdapat di ayam yang sehat, dimana ayam tersebut disebut ayam pembawa penyakit (carier).  Ayam yang terserang CRD saat daya tahan tubuhnya menurun pada waktu stress seperti pindah kandang, kedinginan, vaksinasi, potong paruh, ventilasi jelek, litter lembab, kadar amonia tinggi atau ayam terserang penyakit lain.
Kerugian akibat CRD komplek diantaranya adalah kegagalan vaksinasi, karena CRD komplek bersifat immunosupressant ( menekan kekebalan), terhambatnya pertumbuhan, tingginya angka kematian, tingginya biaya pengobatan dan meningkatnya konversi ransum.
Untuk memberantas CRD komplek ini tidak gampang.  Caranya adalah dengan melakukan pengobatan yang tepat, melakukan hal yang dapat menyebabkan putusnya mata rantai penyebab terjadinya CRD komplek. Misalnya kita harus menjaga masuknya agent penyakit ke dalam tubuh ayam, selain itu para peternak harus mempertahankan kesehatan ayamnya dengan memberikan multivitamin dan juga para peternak harus memelihara lingkungan kandang supaya segar dan sehat, tentunya tidak pengap, ventilasi cukup dan tidak lembab. Selain itu kepadatan kandang harus selalu diperhatikan, sehingga udara bersih selalu terjamin. Suhu kandang yang terlalu panas juga dapat menyebabkan meningkatnya nafsu minum dan menurunnya nafsu makan. Dengan meningkatnya nafsu minum, maka akan merangsang peningkatan urinasi dan litter menjadi basah, sehingga konsentrasi ammonia tinggi dan dapat menyebabkan gangguan pernafasan, akhirnya ayam akan rawan terhadap CRD komplek.
Suatu strategi dalam melakukan pengendalian CRD komplek yang efektif adalah dengan melakukan pemeriksaan terhadap anak ayam umur 1 (satu) hari atau sering disebut dengan Day Old Chick (DOC) dari pembibitnya, hasil diagnosa yang tepat bersamaan dengan biosecurity yang efektif dan pelaksanaan tatalaksana pemeliharaan yang baik. Adapun cara-cara melakukan pengendalian CRD komplek yaitu (1) memperbaiki tatalaksana kandang, (2) melakukan sanitasi air minum yang baik, (3) melakukan pengobatan yang tepat dan (4) melaksakan biosecurity yang ketat.
Langkah-langkah untuk melakukan biosecurity yang ketat antara lain (1) melakukan pengafkiran pada ayam yang terinfeksi, (2) membersihkan kandang dengan tekanan air yang tinggi serta melakukan penyemprotan kandang dengan memakai desinfektan, (3) kosongkan kandang minimal 2 (dua) minggu setelah kandang dibersihkan, (4) pengontrolan lalu-lintas dengan mengontrol kendaraan yang keluar masuk lokasi peternakan.
Dari uraian tersebut di atas maka dapat disimpulkan apabila peternakan anda terkena CRD komplek, yang perlu diperhatikan adalah (1) menekan kadar amonia dan debu yang ada di kandang, dengan melakukan perbaikan pada kondisi kandang, mengurangi kepadatan kandang, perhatikan tatalaksana litter, ventilasi kandang dan pengaruh lingkungan, (2) pemeliharaan ayam harus dilakukan secara all-in all-out, (3) melakukan pemilihan obat yang tepat dan kita harus memperhatikan faktor resistensi dari kuman.
Harapan penulis, apabila peternakan anda terkena CRD komlpek, jangan panik, lakukanlah penanganannya seperti yang sudah penulis uraikan.

0 komentar:

Poskan Komentar

KANDANG AYAM DG ATAPLIMASAN

HARGA Rp.950.000,-

UNTUK MENJADI AGEN

PENGAMBILAN MINIMAL 5 UNIT

POULTRY SHOP "183" JL.Palebon Raya 183 Palebon Pedurungan Semarang

Kami menyediahkan pakan ternak, obat-obatan dan perlengkapan, melayani pengiriman seluruh indonesia.

UNTUK MENJADI AGEN

PENGAMBILAN MINIMAL 5 UNIT

UNTUK MENJADI AGEN

PENGAMBILAN MINIMAL 5 UNIT

KANDANG ALUMUNIUM

Kandang Alumunium Knok down, mudah pemasangan , Ringan dan anti karat

MESIN PENETAS TELUR

Kapasitas 30 butir, kapasitas 50 butir, Kapasitas 100 butir.

TAS AYAM

READY STOCK

UNTUK MENJADI AGEN

PENGAMBILAN MINIMAL 5 UNIT

TAS AYAM

READY STOCK

POULTRY SHOP

Menyediahkan berbagai macam obat untuk hewan, melayani online maupun ofline.

TAS AYAM

PENGGANTI KISO AYAM LEBIH NYAMAN HARGA 50.000

TAS AYAM

PENGGANTI KISO AYAM LEBIH NYAMAN HARGA 50.000

TAS AYAM

PENGGANTI KISO AYAM LEBIH NYAMAN HARGA 50.000